sambungan....bahagian 1
- Satu yang tiada duanya ialah Allah s.w.t..
- Dua yang tiada
tiganya ialah Malam dan Siang. Allah s.w.t. berfirman, ‘Dan Kami jadikan
malam dan siang sebagai dua tanda (kebesaran kami).’
(Al-Isra’: 12).
-
Tiga yang tiada empatnya adalah kesilapan yang dilakukan Nabi Musa
ketika Khidir menenggelamkan sampan, membunuh seorang anak kecil dan
ketika menegakkan kembali dinding yang hampir roboh.
- Empat yang tiada limanya adalah Taurat, Injil, Zabur dan al-Qur’an.
- Lima yang tiada enamnya ialah Solat lima waktu.
- Enam yang tiada tujuhnya ialah jumlah Hari ketika Allah s.w.t. menciptakan makhluk.
-
Tujuh yang tiada lapannya ialah Langit yang tujuh lapis. Allah s.w.t.
berfirman, ‘Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu
sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu
yang tidak seimbang.’
(Al-Mulk: 3).
- Lapan yang
tiada sembilannya ialah Malaikat pemikul Arsy ar-Rahman. Allah s.w.t.
berfirman, ‘Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan
pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung ‘Arsy Rabbmu di atas
(kepala) mereka.’
(Al-Haqah: 17).
- Sembilan yang
tiada sepuluhnya adalah mu’jizat yang diberikan kepada Nabi Musa yaitu:
tongkat, tangan yang bercahaya, angin topan, musim paceklik, katak,
darah, kutu dan belalang.*
- Sesuatu yang tidak lebih
dari sepuluh ialah Kebaikan. Allah s.w.t. berfirman, ‘Barang siapa yang
berbuat kebaikan maka untuknya sepuluh kali lipat.’
(Al-An’am: 160).
- Sebelas yang tiada dua belasnya ialah jumlah Saudara-Saudara Nabi Yusuf
-
Dua belas yang tiada tiga belasnya ialah Mu’jizat Nabi Musa yang
terdapat dalam firman Allah, ‘Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air
untuk kaumnya, lalu Kami berfirman, ‘Pukullah batu itu dengan
tongkatmu.’ Lalu memancarlah daripadanya dua belas mata air.’
(Al-Baqarah: 60).
- Tiga belas yang tiada empat belasnya ialah jumlah Saudara Nabi Yusuf ditambah dengan ayah dan ibunya.
-
Adapun sesuatu yang bernafas namun tidak mempunyai ruh adalah waktu
Subuh. Allah s.w.t. berfirman, ‘Dan waktu subuh apabila fajarnya mulai
menyingsing.’
(At-Takwir: 18).
- Kuburan yang membawa isinya adalah Ikan yang menelan Nabi Yunus AS.
-
Mereka yang berdusta namun masuk ke dalam surga adalah saudara-saudara
Nabi Yusuf, yakni ketika mereka berkata kepada ayahnya, ‘Wahai ayah
kami, sesungguhnya kami pergi berlumba-lumba dan kami tinggalkan Yusuf
di dekat barang-barang kami, lalu dia dimakan serigala.’ Setelah
kedustaan terungkap, Yusuf berkata kepada mereka, ‘Tak ada cercaan
terhadap kamu semua.’ Dan ayah mereka Ya’qub berkata, ‘Aku akan
memohonkan ampun bagimu kepada Rabbku. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang.’ (Yusuf:98)
- Sesuatu
yang diciptakan Allah namun tidak Dia sukai adalah suara Keldai. Allah
s.w.t. berfirman, ‘Sesungguhnya sejelek-jelek suara adalah suara
keldai.’
(Luqman: 19).
- Makhluk yang diciptakan Allah tanpa bapa dan ibu adalah Nabi Adam, Malaikat, Unta Nabi Shalih dan Kambing Nabi Ibrahim.
-
Makhluk yang diciptakan dari api adalah Iblis, yang diazab dengan api
ialah Abu Jahal dan yang terpelihara dari api adalah Nabi Ibrahim..
Allah s.w.t. berfirman, ‘Wahai api dinginlah dan selamatkan Ibrahim..’
(Al-Anbiya’:69).
-
Makhluk yang terbuat dari batu adalah Unta Nabi Shalih, yang diazab
dengan batu adalah tentara bergajah dan yang terpelihara dari batu
adalah Ashabul Kahfi (penghuni gua).
- Sesuatu yang
diciptakan Allah dan dianggap perkara besar adalah Tipu Daya Wanita,
sebagaimana firman Allah s.w.t. ‘Sesungguhnya tipu daya kaum wanita itu
sangatlah besar.’ (Yusuf: 28).
- Adapun pohon yang
memiliki 12 ranting setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun
mempunyai 5 buah, 3 di bawah teduhan dan dua di bawah sinaran matahari
maknanya: Pohon adalah Tahun, Ranting adalah Bulan, Daun adalah Hari dan
Buahnya adalah Solat yang lima waktu, Tiga dikerjakan di malam hari dan
Dua di siang hari.
Paderi dan para hadirin merasa
takjub mendengar jawapan pemuda Muslim tersebut. Kemudian dia pun mula
hendak pergi. Namun dia mengurungkan niatnya dan meminta kepada paderi
agar menjawab satu pertanyaan saja. Permintaan ini disetujui oleh
paderi.
Pemuda ini berkata, ‘Apakah kunci syurga itu?’
Mendengar
pertanyaan itu lidah paderi menjadi kelu, hatinya diselimuti keraguan
dan rupa wajahnya pun berubah. Dia berusaha menyembunyikan
kekuatirannya, namun tidak berhasil. Orang-orang yang hadir di gereja
itu terus mendesaknya agar menjawab pertanyaan tersebut, namun dia cuba
mengelak.
Mereka berkata, ‘Anda telah melontarkan 22
pertanyaan kepadanya dan semuanya dia jawab, sementara dia hanya memberi
cuma satu pertanyaan namun anda tidak mampu menjawabnya!’
Paderi tersebut berkata, ‘Sesungguh aku tahu jawapannya, namun aku takut kalian marah.’
Mereka menjawab, ‘Kami akan jamin keselamatan anda. ‘
Paderi pun berkata, ‘Jawapannya ialah: Asyhadu An La Ilaha Illallah , Wa Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullah. ‘
Lantas
paderi dan orang-orang yang hadir di gereja itu terus memeluk agama
Islam. Sungguh Allah telah menganugerahkan kebaikan dan menjaga mereka
dengan Islam melalui tangan seorang pemuda Muslim yang bertakwa.















Tiada ulasan:
Catat Ulasan